archive-tv.com » TV » O » ONLINEINDO.TV

Total: 456

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".
  • “Dunia Internasional Sudah Tahu Jokowi Hanya Presiden KW 1, yang Real Presiden Ya Megawati” | Onlineindo News
    Index Home Berita Dunia Internasional Sudah Tahu Jokowi Hanya Presiden KW 1 yang Real Presiden Berita Nasional Politik Dunia Internasional Sudah Tahu Jokowi Hanya Presiden KW 1 yang Real Presiden Ya Megawati By admin March 15 2016 403 Share on Facebook Tweet on Twitter Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang diterima secara khusus Presiden Cina Xi Jinping menandakan real Indonesia bukan Joko Widodo Jokowi tetapi putri Bung Karno Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam keterangan kepada intelijen Sabtu 17 10 Mega bisa ketemu Presiden Cina menandakan pemerintah Cina melihat yang jadi Presiden itu Megawati Kalau Jokowi datang ke Cina dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping hanya formalitas ungkas Muslim Kata Muslim negara kawasan Asia Timur seperti Korea Selatan Cina Korea Utara sudah mengetahui Jokowi hanya petugas partai Korea Selatan saja menyebut Megawati sebagai Presiden Indonesia Belum lagi Cina jelas Muslim Muslim mengatakan Jokowi yang sudah tidak dianggap sebagai Presiden di dunia internasional menjadikan Indonesia tidak punya wibawa di antara negara negara lainnya Dunia internasional sudah mengetahui Jokowi hanya Presiden KW 1 yang real Presiden ya Megawati PDIP juga ikut ikutan menegaskan Megawati sebagai Presiden Indonesia papar Muslim Sebelumnya Presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri diterima secara khusus oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping seusai ketua umum PDIP itu menghadiri sesi diskusi Konferensi Khusus Partai Partai Politik Asia tentang Jalur Sutra di Beijing Kamis 15 10 it NBCIndonesia com Bagaimana Menurut Anda comments SHARE Facebook Twitter tweet Previous article Dalam Dua Tahun Harta Ahok Naik Rp 8 Miliar Next article Mantan Staf Khusus Presiden SBY Unggah Bukti Dugaan Korupsi RS Sumber Waras admin RELATED ARTICLES MORE FROM AUTHOR Mushola Pasar Ikan Digusur dan Diratakan Ahok Namun Ahok Tak Setuju Gereja Pulomas Digusur PP Muhammadiyah Keluarkan Maklumat Awal Ramadhan dan Idul Fitri 2016 Pengamat Sejak Kapan KPK Berubah Menjadi Komisi Pencari Niat Korupsi

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/dunia-internasional-sudah-tahu-jokowi-hanya-presiden-kw-1-yang-real-presiden-ya-megawati/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Perintahkan Kader Lawan Ahok, Megawati Di-Bully Di Medsos | Onlineindo News
    Anang Warsito Adi ayo rakyat seluruh indonesia jangan lagi memilih PDIP kalau nanti waku Pemilu karena PDIP sekarang sudah tidak merakyat lago Syafrizal PARTAI PDIP JANGAN SOK KEPEDEAN SKRG YG DI DUKUNG RAKYAT KWALITAS PERSONAL BUKAN SIAPA KTUA UMUM PARTAI NYA Sumartono Tono Ngukur dong nyalon presiden juga kalah jadi presiden karena njegal Gusdur Siapa rakyat yg simpati sama elu Seorang menulis agak panjang di lama facebook dengan judul BU MEGA APAKAH ANDA MERASA KECOLONGAN OLEH KUNYUK KUNYUK PENGUMPUL KTP Berikut tulisannya Baru kali ini saya mendengar istilah DEPARPOLISASI Yang ngomongpun bukan sembarangan orang melainkan Ketum PDIP ibu Megawati Katanya negara ini didirikan oleh parpol bukan relawan Katanya deparpolisasi akan menjauhkan politik pemerintahan dari fungsi partai politik Katanya maju Pilkada lewat jalur independen adalah liberal Katanya oh katanya Koq gitu sih bu Bukannya pencalonan lewat jalur independen adalah amanah UU No 8 th 2015 mengenai Pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota yang merupakan produk legislatif yang anggotanya adalah representasi dari parpol Anggota dewan dari PDIP ikut terlibat bukan Atau jangan jangan hayooo cuma nitip absen ya Memang benar sih ada revisi dari MK khususnya di pasal 41 yang mensyaratkan minimal dukungan 7 5 dari jumlah penduduk direvisi menjadi 7 5 dari DPT daftar pemilih tetap di Pemilu sebelumnya Itu kriteria untuk DKI yang berpenduduk antara 6 s d 12 juta jiwa Jadi syarat maju lewat jalur independen menjadi lebih ringan Semula harus 750 000 sekarang cukup 525 000 Apakah bu Mega dan PDIP merasa kecolongan jika ada calon yang maju dari jalur independen Apakah calon independen dianggap liberal Sampai sampai ibu memerintahkan internal PDIP melakukan konsolidasi guna melawan calon independen Apakah pemimpin yang bagus dan berprestasi harus dimusuhi hanya karena maju melalui jalur independen Bukankah parpol mendapat sebutan wakil rakyat karena dipilih oleh rakyat Bukankan ratusan ribu KTP yang copy dan isian formulirnya diserahkan untuk mendukung Ahok juga merupakan representasi dukungan dari rakyat Apakah ibu pikir yang memilih anggota dewan adalah rakyat dan yang menyerahkan KTP dukung Ahok bukan rakyat Lalu apa dong mosok kunyuk bisa punya KTP Ah jangan bercanda bu Kadang kadang saya pengin suudzon Jangan jangan ibu Mega cuma paranoid saja Jika jalur independen yang menang membuat parpol tak punya bargaining apapun dalam politik bagi bagi jabatan dan main mata di politik anggaran Ibarat kran air alirannya jadi seret Biasanya ngocor kenceng sekarang cuma bisa criiit criiiitt criiiiittt hasilnya cuma saiprit Ahok memang sialan Gak mau bayar mahar gak mau melamar tak mau dijadikan petugas partai Jadi tak bisa diajak bikin komitmen tak bisa dipaksa beri konsesi tak bisa dititipin ini itu apalagi dimintai ini itu Parpol bakal makin sulit likuiditasnya Padahal yang namanya mesin partai itu butuh pelumas butuh ganti kampas rem butuh ganti air accu dll Mohon jujur bu Benarkah jalur independen adalah deparpolisasi Tidakkah ini justru jadi bahan instropeksi dan perenungan bagi ibu selaku pemimpin parpol kenapa masyarakat menyalurkan aspirasinya mengusulkan pemimpin melalui jalur independen dan tidak percaya kepada referensi parpol Kenapa oh kenapa Semoga ini bukan MODUS ya bu L 8 beritasatu Bagaimana Menurut

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/perintahkan-kader-lawan-ahok-megawati-di-bully-di-medsos/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Boy Sadikin Mundur Karena PDIP Sudah Tidak Pro Wong Cilik | Onlineindo News
    PDIP terkait isu reklamasi teluk Jakarta menjadi salah satu alasan Boy berpandangan rencana reklamasi akan menyengsarakan nasib nelayan Sementara teman teman se fraksinya bersikap sebaliknya Saya selalu berpikir bagaimana nasib nelayan kalau reklamasi ini ada Coba aja tanya nelayan hasil melautnya berapa bagaimana kalau reklamasi jadi dilakukan Saya sejak dulu menolak reklamasi ungkap Boy ketika dihubungi Minggu 6 3 Boy menyebut Fraksi PDIP tidak mematuhi anjuran dirinya untuk menolak reklamasi Sehinga pada akhirnya anggota Fraksi PDIPP lainnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Raperda tentang Rencana Zonasi dan Tata Ruang Wilayah Pesisir Pantai Utara dan Pulau Pulau Kecil Saya sudah bilang kalian balik dong ke asal kalian PDI P itu bukan seperti ini partai kita memperhatikan rakyat kecil ungkap Boy Dia menegaskan dirinya tidak mengharamkan adanya reklamasi namun perizinannya harus dijalankan bersamaan dengan adanya jaminan kesejahteraan untuk nelayan Persoalan lain yang membuat Boy kesal dengan Fraksi PDIP adalah soal keputusan mereka yang tidak mendukung Hak Menyatakan Pendapat HMP terhadap Ahok Padahal HMP merupakan tindak lanjut Hak Angket yang dilakukan DPRD DKI tahun lalu Hak Angket yang dilakukan anggota dewan semata mata hanya untuk membuktikan pelanggaran Undang undang yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Alhasil hasil dari penyelidikan tim angket membuktikan Ahok melalukan pelanggaran Sehingga seharusnya hasil tersebut dibawa ke tingkat selanjutnya yaitu HMP untuk menentukan sanksi Tetapi hal terebut urung dilakukan karena sebagian Fraksi memutuskan untuk tidak melanjutkannya Sebelumnya santer terdengar Boy mundur dari jabatan Ketua DPD PDI P DKI Jakarta karena ingin pindah ke partai lain Namun hal tersebut dibantahnya Tidak benar kalau saya mundur karena mau pindah ke partai lain kata Boy Boy juga membantah bahwa dia mundur karena marah tidak diusung PDI P menjadi cagub Menurut Boy hal tersebut tidak masuk akal karena Boy sendiri belum menyatakan maju jadi cagub dem SUMBER RMOL Bagaimana Menurut Anda comments

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/boy-sadikin-mundur-karena-pdip-sudah-tidak-pro-wong-cilik/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Sudirman Said Hanya Boneka yang Digerakkan Kekuatan Besar | Onlineindo News
    Besar Jakarta Keputusan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM yang kembali memberikan izin perpanjangan ekspor konsentrat kepada PT Freeport Indonesia PT FI dianggap langkah yang salah dan kembali melanggar UU Saya tidak mengerti dan bingung dengan sikap pak Menteri Sudirman saat ini Dia kolega saya dulu heran dengan sikap Sudirman saat ini yang sudah hobi melakukan pelanggaran UU ungkap Pengamat Energi Simon F Sembiring dalam keterangan resminya Senin 15 2 Menurutnya persoalan MoU izin eskpor kepada PT FI sejak dulu telah melanggar UU Minerba 4 2009 Dalam UU Minerba tersebut sudah dijelaskan bahwa perusahaan pengelola tambang harus melakukan pemurnian di dalam negeri dengan membangun smelter Sebagaimana diketahui Pasal 170 UU Minerba tahun 2009 mengatur bahwa terhitung lima tahun setelah diundangkan tak boleh lagi ada aktivitas ekspor konsentrat Dengan demikian 11 Januari 2014 menjadi tonggak waktu bagi pelaku usaha untuk menghentikan kegiatan ekspor konsentratnya Akan tetapi pada kenyataannya justru tidak demikian Sudah berapa kali ini Menteri ESDM kita langgar Undang Undang diperpanjang lagi ekspornya kesalahan yang berulang kali dilakukan jelas Simon Dia mengingatkan awal Februari 2015 lalu ada pertemuan yang dilakukan di istana negara antara Presiden Jokowi Menteri ESDM dan Pimpinan DPR membahas soal MoU perpajangan izin ekspor Kala itu pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi sudah diperingatkan bahwa itu melanggar UU Minerba Dan kesimpulannya saat itu menyatakan jika memang Freeport melakukan pelanggaran izinnya tidak akan diperpanjang bebernya Terlepas dari itu menurut Simon Presiden Jokowi seharusnya segera merevisi Peraturan Pemerintah 77 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara Sebab PP itu hanya mengakomodir kepentingan pelaku usaha Contohnya divestasi 30 persen diberikan bagi kegiatan pertambangan bawah tanah Dalam hal ini hanya PT Freeport Indonesia yang sesuai dengan kriteria tersebut Apabila 30 persen itu dikuasai pemerintah tetap saja tidak memiliki pengaruh dalam pengelolaan Freeport Menurutnya pengesahan PP 77 tersebut tergolong unik lantaran ditandatangani sepekan sebelum masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir Mantan Dirjen Minerba ini mensinyalir sikap inkonsistensi yang ditunjukkan pemerintah oleh Menteri Sudirman Said ini menampakkan bahwa ada kekuatan besar yang mengontrol dibelakangnya Ini Sudirman Said hanya boneka di depan ada kekuatan yang menggerakkan dia beberapa waktu yang lalu tegas menyatakan tidak akan memperpanjang izin ekspor Freeport tidak lama kemudian malah lemah ungkapnya Izin ekspor konsentrat PT FI telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan pada 10 Februari lalu setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM mengeluarkan surat rekomendasi perpanjangan ekspor ke PT FI sehari sebelumnya Padahal sampai saat ini PT FI belum merealisasikan pembangunan smelter di Gresik Jawa Timur Selain itu uang jaminan pembangunan smelter sebesar USD530 juta yang awalnya ditetapkan oleh Kementerian ESDM juga tidak dipenuhi oleh PT FI Justru kuota ekspor konsentrat kepada PT FI dinaikkan dari kuota izin ekspor sebelumnya yaitu pada Juli 2015 hingga Januari 2016 mencapai 775 ribu ton Terhitung sejak 10 Februari hingga 2 agustus 2016 meningkat menjadi 1 juta ton Sumber RMOL Bagaimana Menurut Anda comments SHARE Facebook Twitter tweet Previous article Ini Alasan Mengapa Jokowi Harus Segera Lakukan Reshuffle Kabinet Next article 12 860 Karyawan Terancam PHK hingga

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/sudirman-said-hanya-boneka-yang-digerakkan-kekuatan-besar/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Bagaimana Kesimpulan Hasil Penyelidikan Papa Setnov? | Onlineindo News
    Amerika PWI Khawatir Dampak Kasus IM2 Matikan Internet Bayangkan Wartawan Tak Bisa Opini Index Home Berita Bagaimana Kesimpulan Hasil Penyelidikan Papa Setnov Berita Nasional Politik Bagaimana Kesimpulan Hasil Penyelidikan Papa Setnov By admin February 13 2016 113 Share on Facebook Tweet on Twitter Bagaimana Kesimpulan Hasil Penyelidikan Papa Setnov Jakarta Kejaksaan Agung Kejagung belum bisa menyimpulkan adanya dugaan pemufakatan jahat proses perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia yang melibatkan melibatkan politikus Golkar Setya Novanto Setnov Menurut Jaksa Agung M Prasetyo saat ini pihaknya masih mengevaluasi hasil pemeriksaan yang sudah dijalani Setnov Iya kita akan evaluasi dulu kan ada prosesnya Tahapan tahapannya ada Kita lihat hasilnya kata Prasetyo di Gedung Bundar Jakarta Jumat 12 2 Saat ditanya apakah kasus tersebut akan naik menjadi penyidikan Prasetyo berdalih bahwa pihaknya bekerja berdasarkan fakta hukum Makanya dievaluasi lagi Setelah dievaluasi kita akan simpulkan Yang pasti pemeriksaan ditingkat penyelidikan dengan penyidikan lain lagi nanti cetus dia Sebab menurut dia penyelidik harus berhati hati dalam menangani kasus yang menyeret sejumlah nama besar itu Enggak ada istilah sederhana di sini kita serius sungguh sungguh bebernya Begitu pun saat ditanya perihal bantahan Setnov yang mengaku tidak mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Prasetyo hanya menjawab bahwa setiap orang memiliki hak ingkar Apakah dijawab tuntas atau tidak iya nanti akan dievaluasi imbuh dia Mg4 jpnn Bagaimana Menurut Anda comments SHARE Facebook Twitter tweet Previous article Empat Perusahaan Tutup di Indonesia ini Komentar Menaker Hanif Next article Politikus PKS Sarankan Petinggi KMP Kumpul Lagi admin RELATED ARTICLES MORE FROM AUTHOR Mushola Pasar Ikan Digusur dan Diratakan Ahok Namun Ahok Tak Setuju Gereja Pulomas Digusur PP Muhammadiyah Keluarkan Maklumat Awal Ramadhan dan Idul Fitri 2016 Pengamat Sejak Kapan KPK Berubah Menjadi Komisi Pencari Niat Korupsi NO COMMENTS LEAVE A REPLY Cancel reply Recent Posts Mushola Pasar Ikan Digusur

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/bagaimana-kesimpulan-hasil-penyelidikan-papa-setnov/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Suara Demonstran di Tengah Gemuruh Politik | Onlineindo News
    kasus korupsi anehnya justru pemilik media yang lain justru mengangkat tema tersebut bahkan live dan seringkali diperdebatkan pada sesi diskusi secara terbuka Perang antar pemilik media nampak dengan jelas di hadapan publik Menurut saya ini adalah salah satu fase kemunduran bagi perkembangan media di Indonesia Oleh sebab itu maka ini pun juga akan memunculkan pertanyaan apakah media masih layak untuk dijadikan sebagai media kontrol politik atau tidak Walaupun masih ada sebagian kecil media yang tetap eksis sebagai media penyeimbang dalam konteks politik Indonesia Ketiga Lembaga Swadaya Masyarakat atau lebih dikenal juga dengan sebutan NGO Non Government Organization dan sekedar untuk diketahui bahwa kelompok ini lebih banyak dihuni dan dibentuk oleh kelompok aktifis sejak dibangku kuliah mereka bisa berasal dari lembaga mahasiswa seperti Senat Mahasiswa HMI PMII IMM PMKRI GKMKI KAMMI dan aktifs dakwah kampus Mereka memilih jalan ini sebagai bentuk idealisme mereka selama berada dalam kampus Tidak sedikit para aktifis terlibat dalam kegiatan NGO ini karena mereka menganggap bahwa lembaga seperti ini cukup membuat mereka lebih eksis dan mempertahankan idealisme mereka walaupun tidak sedikit juga LSM menjadi pekerja politik tetapi paling eksistensi mereka tetap menjadi orientasi sebab terkadang kelompok ini dihadapkan pada pilihan yang sulit antara idealisme dengan rente politik yang ditawarkan Keempat kelompok mahasiswa golongan ini tak pernah letih lelah dan haus akan perubahan Hampir setiap moment menjadi santapan mereka baik itu didalam bangku kuliah maupun diluar arena kampus Mereka seringkali gelisah dengan kondisi bangsa mereka di didik untuk lebih dewasa dengan berbagai macam stimulus ilmu pengetahuan yang ada didalam kampus Mulai berlembaga secara internal kampus baik itu di HMJ maupun ditingkat Senat Mahasiswa maupun BEM kelompok ini sudah disuguhi segala macam menu ilmu pengetahuan mulai tata cara memimpin sidang sampai pada proses pengambilan keputusan Belum lagi adanya pengaruh lembaga eksternal kampus seperti HMI misalnya begitu memberikan daya pemantik bagi kalangan mahasiswa muslim di kampus Mulai Basic Training sampai pada jenjang yang lebih tinggi Kelompok ini banyak terlibat dalam berbagai macam perbincangan baik itu skala regional nasional maupun nasional Dan bahkan seringkali terjun dalam dunia aksi Agent of change menjadikannya ia semakin digandrungi sebagai kaum pembela dan perubahan Posisi mahasiswa memang sangat strategis dan sejarah bangsa ini telah menguraikannya dalam tinta emas Orde Lama runtuh karena aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa yang lebih dikenal dengan angkatan 66 seperti tokohnya Ir Akbar Tanjung Hariman Siregar Adam Al Banik kosmas Batubara Ekky Syahruddin dan masih banyak yang lainnya yang cukup ambil andil didalam pergerakan politik di bangsa ini Namun yang menjadi pertanyaan kita semua adalah apakah gerakan hari ini masih semurni dengan gerakan angkatan 66 maupun angkatan 98 Orde Reformasi ada fase pembeda yang cukup tajam ketika kita mencoba menilik sejarah gerakan dibangsa ini Reformasi 1998 dengan jatuhnya Orde Baru bukanlah sesuatu yang nisbih dalam politik Indonesia Sebab gerakan pada saat itu adalah sebuah perpaduan gerakan yakni The Pollitical Forces dengan the moral forces Gerakan politik mahasiswa telah berhasil memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kehidupan bangsa ini Kalau hanya sekedar the moral forces maka sangat tidak mungkin untuk menjatuhkan hegemoni

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/suara-demonstran-di-tengah-gemuruh-politik/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • Ngotot Revisi UU KPK, Rachmawati : PDIP Ingin Tutupi Skandal BLBI | Onlineindo News
    Skandal BLBI Jakarta Sikap ngotot Fraksi PDI Perjuangan untuk merevisi Undang Undang Nomor 30 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi KPK patut menjadi pertanyaan besar Politisi senior Rachmawati Soekarnoputri menengarai adanya agenda besar yang ingin disembunyikan PDIP dalam andil melemahkan keberadaan KPK sebagai lembaga yang bersifat lex specialis Menurutnya hal itu sudah terlihat jauh jauh hari dari kasus kriminalisasi terhadap mantan Ketua KPK Abraham Samad mantan Wakil Ketua Bambang Widjojanto dan penyidik Novel Baswedan Serta perlawanan Komjen Budi Gunawan saat ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi oleh KPK Rachmawati memastikan upaya revisi UU KPK tersebut tak lepas dari pengemplangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia BLBI yang diduga melibatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat masih menjabat Presiden RI Satu kasus BLBI berbanding seribu kasus yang ada Alih alih berantas KKN korupsi kolusi dan nepotisme Soeharto malah korupsi merajalela ujarnya kepada redaksi di Jakarta Selasa 9 2 Lanjut Mbak Rachma skandal BLBI yang merugikan uang negara Rp 600 triliun di tahun 1998 lalu tidak akan pernah bisa dituntaskan oleh KPK dengan melihat adanya keterlibatan Megawati Jadi pimpinan KPK yang lantang akan mengusut BLBI dan konon penyidik yang menangani kasus gratifikasi Komjen Budi Gunawan langsung dikerjai dengan berbagai rekaan kasus jelas pendiri Partai Pelopor tersebut Karena itu dia menantang agar PDIP dapat membuktikan keberpihakan terhadap rakyat kecil dan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia jika memakai rakyat sebagai jargonnya Katakan yang benar adalah benar yang salah adalah salah kata Mbak Rachma Lebih jauh Mbak Rachma pun mengingatkan agar partai pendukung Presiden Joko Widodo itu tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan untuk menghalalkan segala cara Rakyat menolak revisi UU KPK Rakyat perlu pemimpin bersih untuk meujudkan clean goverment good governance tegas puteri kedua Proklamator Soekarno itu wah Bagaimana Menurut Anda comments SHARE Facebook Twitter tweet Previous article Soal Reshuffle Jokowi Baru Sedang Mikir Next article Hari ini Ribuan

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/ngotot-revisi-uu-kpk-rachmawati-pdip-ingin-tutupi-skandal-blbi/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive

  • AM Fatwa: Ada Kekuatan Menekan Jokowi Setujui Proyek Kereta Cepat | Onlineindo News
    BK Dewan Perwakilan Daerah DPD RI AM Fatwa menilai Presiden Joko Widodo tak sanggup mengatasi kekuatan kekuatan politik disekitarnya Hal itu dinilainya dari tak konsistennya keputusan Jokowi dalam pelaksanaan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta Bandung dengan negara China sebagai pemegang tender Fatwa mempertanyakan perubahan sikap Jokowi yang awalnya menolak proyek kereta cepat tersebut Namun kata dia entah mengapa Jokowi putar haluan menerima proyek Taipan itu Dari hati nurani sebagai Presiden RI yang tidak mau diatur diatur oleh pebisnis pebisnis taipan Jadi sebenarnya saya itu kasian sekali dengan Pak Jokowi ya Dia itu orang sederhana tapi dibikin begini kan sudah jelas bahwa kereta cepat itu kan semula Jokowi tak setuju Tapi kenapa kemudian harus setuju Berarti ada kekuatan kekuatan disekitarnya itu yang tidak sanggup dia mengatasinya ujar Fatwa di Jakarta Senin 8 2 Seperti diketahui dalam keterangan Menteri BUMN Rini Soemarno beberapa waktu lalu Presiden yang meminta dirinya melakukan survei proyeksi kereta cepat di China sebelum akhirnya Jokowi menjatuhkan putusan memilih Tiongkok sebagai pemenang tender Menyinggung Presiden lebih mendengarkan Menteri BUMN dalam pelaksanaan kereta cepat ketimbang memprediksi dampak buruk setelahnya Fatwa menyebut Rini tidak harus didengar Kapan pun kata dia Rini bisa dicopot menjadi Menteri BUMN justru Presiden Jokowi harus menimbang nimbang fenomena politik dari rekomendasi pansus pelindo II Bu Rini itu apa sih Dia besok atau lusa bisa diberhentikan oleh presiden Bahkan sudah ada rekomendasi dari DPR Pansus Pelindo supaya Rini diberhentikan Itu kan suatu fenomena politik yang penting sekali cetus Fatwa Seperti diketahui proyek kereta cepat Jakarta Bandung mendapat penolakan dari sejumlah elemen Selain itu proyek dengan nilai investasi Rp76 tiliun tersebut hingga kini masih belum melengkapi izin yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan Wahyu Romadhoni Aktual Bagaimana Menurut Anda comments SHARE Facebook Twitter tweet Previous article Catat Jokowi Bisa Jatuh Akibat Kereta Cepat Next article Muslim Imlek dan China

    Original URL path: http://www.onlineindo.tv/news/am-fatwa-ada-kekuatan-menekan-jokowi-setujui-proyek-kereta-cepat/ (2016-05-01)
    Open archived version from archive